Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Below are posts about citizen media in English. Don't miss Global Voices, where Global Voices posts are translated into English! Read about our Lingua project to learn more about how Global Voices content is being translated into other languages.

Kumpulan Artikel Tentang Inggris

21 Agustus 2016

Hazara Etnis Afghanistan: ‘Jangan Hilangkan Kami!’

"Bom tak pernah bisa membungkam suara keadilan dan kesetaraan."

6 Agustus 2016

Jika Saya Mempunyai Senapan

The Bridge

"Ketika aku mengingat seberapa sering aku diserang, diancam ataupun melihat aksi kekerasan, aku tidak mampu mengingat sekali waktupun dimana senjata mampu memperbaiki situasi."

2 Agustus 2016

Di Soviet, Para Seniman Menggubah Tokoh Kartun Klasik ke dalam Pokemon Go

RuNet Echo

Pecinta kartun Soviet? Para seniman Rusia ini menggambar ulang karakter kartun ke dalam permainan Pokemon Go.

29 Juli 2016

Menarik, Film Kartun Ukraina tentang Perdagangan Manusia

YouTube kembali mempopulerkan serial kartun klasik Ukraina, "How the Cossacks.." yang di dalamnya bercerita tentang perdagangan manusia

4 Juli 2016

Cerita Pengungsi Suriah dalam Bentuk Buku Cerita Anak

Sebuah cerita tentang keluarga pengungsi Suriah yang dituangkan dalam bentuk buku untuk anak dan remaja.

22 Juni 2016

Tentang Afrika yang Jarang Ditampilkan Media

Media Barat memiliki kecenderungan menggambarkan Afrika sebagai sebuah tempat yang gelap dan tanpa harapan. Pengguna Twitter di berbagai negara Afrika memulai kampanye #TheAfricaTheMediaNeverShowsYou untuk membuktikan...

16 Mei 2016

Nyala Lilin dan Tuntutan Keadilan untuk Remaja Korban Pemerkosaan yang Dibunuh

"Kita semua berduka oleh kematian tragis Yuyun. Para pelakunya mesti ditangkap dan menerima hukuman seberat-beratnya. Perempuan dan anak-anak harus dilindungi dari kekerasan."

14 Maret 2016

Aqeela Asifi: Guru Kamp Pengungsian yang Pantang Menyerah

Coba bayangkan, setelah mengajar selama 23 tahun di kamp kecil bagi pengungsi Afganistan, dan suatu hari, Stephen Hawking mengakui hasil kerja Anda.