Kumpulan Artikel Tentang Budaya

Belajar sejarah kota dari pengetuk pintu

Ada sejumlah alasan untuk mengunjungi Kartagena. Salah satunya adalah pengetuk pintu yang unik.

Ditutup akibat COVID-19, Museum Ghibli mengunggah wisata mini daring

Salah satu tempat wisata Jepang yang paling dicintai para turis menyediakan wisata virtual pendek di Youtube.

‘Nausicaä’, film animasi populer menjelma menjadi drama kabuki

Nausicaä of the Valley of the Wind, salah satu film animasi Jepang paling terkenal,dipentaskan dalam bentuk drama kabuki.

Biksuni Theravada Thailand untuk petama kalinya masuk daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia versi BBC

Upaya Dhammananda untuk membangun kembali silsilah biksuni Theravada di Thailand telah mendapat perlawanan dari kaum awam dan biksu yang menentang penahbisan perempuan

Večerníček: acara televisi anak yang bertahan selama 55 tahun

Tampilan acara tersebut nyaris tidak berubah dan menjadi referensi masa kecil bersama bagi jutaan orang Cekoslowakia, dan Ceko pada masa kini.

Penyanyi Rap Portugis menimbulkan kontroversi karena menampilkan kekerasan dalam rumah tangga di video musiknya

Puluhan asosiasi hak-hak perempuan di Portugal mengkritik Valete, yang menganggap kontroversi itu "kosong".

Dari eksil menjadi bintang pop Cekoslowakia: Sebuah wawancara dengan Rony Marton

Jaroni Surjomartono, seorang pelajar asal Indonesia, tiba di Praha tahun 1963. Dia dan ratusan lainnya kemudian menjadi bagian dari episode brain drain politik Indonesia. Sebuah...

#JBF2019: Festival Balok Lego Jepang 2019 hingga Twitter

Lebih dari 270 penggemar Lego menampikan hasil kreasi mereka dan ribuan orang yang menghadiri Brickfest di akhir pekan memposting foto di Twitter dengan hashtag #JBF2019.

Mari temui seorang pria penenun karpet dari Armenia

"Jika kamu adalah seorang ahli, buatlah semampunya tanpa mempermasalahkan apakah kamu seorang pria atau perempuan."

Peringatan Peristiwa Tiananmen: fakta pahit Beijing, seruan dari Hong Kong dan Taiwan

Para saksi dan aktivis bertanya-tanya: kapan Bejing mengakui fakta sejarah? Kapan mereka meminta maaf kepada keluarga korban?