Kumpulan Artikel Tentang Media & Jurnalisme

Pada era misinformasi, siapa pemegang kekuasaan untuk mengategorikan ‘kebenaran’?

Seiring waktu, kategorisasi informasi dapat menyebabkan dominasi pandangan dunia yang seragam, menjadikan platform seperti Facebook, Twitter, dan Google sebagai perantara utama kebenaran.

Ditutup akibat COVID-19, Museum Ghibli mengunggah wisata mini daring

Salah satu tempat wisata Jepang yang paling dicintai para turis menyediakan wisata virtual pendek di Youtube.

Peringatan Peristiwa Tiananmen: fakta pahit Beijing, seruan dari Hong Kong dan Taiwan

Para saksi dan aktivis bertanya-tanya: kapan Bejing mengakui fakta sejarah? Kapan mereka meminta maaf kepada keluarga korban?

30 tahun Tiananmen dalam ingatan para jurnalis

"Fakta telah diselewengkan[..] Tidak seorang jurnalis pun bisa membiarkannya. Tidak saja menceritakannya kembali, tapi menceritakan sudut pandang mereka. Hal tersebut adalah kewajiban setiap saksi sejarah

Film animasi dan UU Telekomunikasi Myanmar

"Peraturan ini sering digunakan penguasa untuk membungkam perbedaan, sudah ada 100 kasus yang dilaporkan. Sungguh ancaman bagi kebebasan berpendapat"

Didakwa dengan ‘kejahatan provokasi’, jurnalis Luis Carlos Diaz dibebaskan di Venezuela

Komunitas Global Voices merasa lega bahwa kolega kami aman dan bersama keluarganya.

Cerita wiraswastawati pendobrak di Kashmir

"...saya menerima komentar negatif di media sosial, bahkan dari sesama perempuan. Tapi hal tersebut memicu saya menjadi lebih baik."

Sebuah surat kabar komunitas tidak akan membiarkan Brazil melupakan malapetaka lingkungan hidup terburuknya

Surat kabar itu lahir dari sebuah lokakarya dengan agen foto lokal, dimana para penyintas mengangkat kekhwatiran tentang cara media arus utama Brasil menyampaikan kisah mereka.

Jalan-jalan ke Jepang lewat YouTube

Video-video di kanal ini berguna bagi pelancong asing karena dilengkapi keterangan dalam bahasa Inggris.

Koran Rusia Tutup Setelah Bertahun-tahun Mengalami Ketegangan Yang Sering Diwarnai Kekerasan dengan Dinas Keamanan

Dalam sebuah pernyataan terbuka yang mengumumkan penutupan koran itu di situsnya, pejabat pemimpin redaksi Yuri Grozmani mengatakan terbersit harapan buat tuntutan domestik terhadap penganiayaan FSB.