Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Toko Swalayan Jepang Mana Yang Paling Banyak Menarik Serangga? Seorang Pelajar Memutuskan untuk Mencari Tahu

Seorang pelajar SMP Mie Prefecture di pedesaan Jepang menyadari betapa mudahnya menemukan dan mengumpulkan serangga di toko swalayan lokal. Ia lalu memutuskan untuk melakukan proyek penelitian sekolah untuk menentukan toko swalayan mana yang paling banyak menarik serangga.

Dan, di negara Jepang yang mencintai serangga, proyek penelitiannya telah menjadi terkenal di media sosial.

Ini adalah salah satu foto yang ku ambil. Sangat jelas di sini toko mana yang paling bagus untuk mengoleksi serangga. Circle K mempunyai etalase sendiri yang berisi serangga yang ditemukan di sana.

Menurut Fundo, sebuah situs web yang meliput tentang media sosial di Jepang, pelajar tersebut tertarik dengan bagaimana penerangan dan papan reklame di berbagai toko menarik serangga.

Ia menemukan bahwa lampu-lampu neon kebiruan tersebut menarik serangga; toko swalayan yang lampu reklame luarnya memancarkan lebih sedikit spektrum biru menarik lebih sedikit serangga dibanding toko swalayan yang  lampu reklamenya berspektrum kebiruan.

Pelajar tersebut memutuskan bahwa reklame Circle K pada umumnya memancarkan lebih banyak cahaya biru sehingga menarik lebih banyak serangga.

Meskipun toko swalayan diduga hanyalah sebuah tempat berkumpul serangga-serangga yang tidak diinginkan seperti kecoa, siswa SMP dari Mie Prefecture ini mengamati banyak macam serangga, mulai dari kumbang sampai  ngengat, dapat diamati dan dikumpulkan dari sini.

‘Serangga-serangga Circle K SANGAT LUAR BIASA’

Mengoleksi serangga – terutama berbagai spesies kumbang rusa – untuk dijadikan hewan peliharaan adalah hiburan populer bagi anak-anak di Jepang.

Serangga juga merupakan suatu hal yang seringkali harus dihadapi di Jepang. Iklim negara ini  panas dan lembab dari akhir musim semi sampai awal musim gugur. Akibatnya, populasi serangga pun membludak.

Bahkan, banyak bisnis, termasuk toko swalayan, menggunakan perangkap listrik ultraviolet untuk menangani gerombolan serangga yang tertarik dengan reklame bercahaya mereka di malam hari.

Pelajar tersebut memajang hasil penelitiannya  di sebuah museum di Mie Prefecture. Mizuka, musisi yang sedang naik daun dan tinggal di dekat Aichi Prefecture, pertama kali melihat proyek penelitian ini dan membagikan beberapa foto kepada para pengikutnya di Twitter.

Kicauan Mizuka di Twitter dengan cepat menyebar luas.

Seorang pelajar SMP telah mengadakan sebuah penelitian menarik. Mengapa sebuah toko swalayan menjadi tempat yang bagus untuk mengumpulkan serangga sementara toko swalayan lainnya tidak? Pelajar tersebut menemukan serangga terbanyak terdapat di Circle K, jumlahnya luar biasa . Ia mengatakan bahwa karena lokasi Circle K harus diserahkan pada brand Family Mart, “Sekaranglah saatnya ke Circle K untuk mengumpulkan serangga!”

Setelah menyadari postingannya tentang projek sains pelajar SMP itu tersebar luas, Mizuka menjelaskan lagi sedikit tentang teknis penelitian tersebut.

Responnya cukup baik jadi ku rasa akan ku tindaklanjuti. Pelajar tersebut melakukan penelitiannya dengan menggunakan spektrometer sederhana dan filter ultraviolet. Menarik. Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih banyak, proyek ini selengkapnya dipamerkan di Museum Mie (MieMu). Silakan lihat!

Spotlight, sebuah situs web yang meliput media sosial di Jepang, menemukan bahwa popularitas popularitas Circle K dan serangga-serangganya telah lama dikenal.

Pada tahun 2014 silam, seorang pengguna Twitter pun mengamati:

Serangga-serangga Circle K SANGAT LUAR BIASA

Tidak hanya serangga-serangga yang tertarik pada lampu reklame milik Circle K, seorang pengguna Twitter lainnya pada tahun 2014 melihat kodok-kodok pun menyukai reklame tersebut.

Aku berkata dalam hati, “Wow, Circle K benar-benar menarik sangat banyak serangga, tetapi saat ku lihat lebih dekat…. AIEEEEEEEE!!”

Para pemburu serangga nan pemberani harus bergegas jika mereka ingin mengumpulkan serangga di Circle K; toko swalayan ini akan menyatu dengan Family Mart di akhir Maret 2016, dan branding ramah-serangga nya pun akan lenyap selamanya.

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.