Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Demonstrasi Bertajuk ‘Gerakan Dunia Melawan Monsanto’ di Argentina

Protesta del año 2014 contra Monsanto en Buenos Aires. Fotografía tomada de Wikimedia Commons.

Protes menentang Monsanto di Buenos Aires, tahun 2014. Photo by Wikimedia Commons.

23 Mei, demonstrasi oleh kelompok dan aktivis lingkungan yang tergabung dalam “Global Day of Action Against Monsanto.” serentak dilakukan di beberapa kota di Argentina dalam rangka menentang perusahaan multinasional Monsanto.

Monsanto merupakan sebuah perusahaan multinasional yang didirikan untuk memproduksi benih modifikasi genetik atau genetically modified seeds (GM) dan produk produk kimia untuk industri pertanian besar. Salah satu produk utama berupa glyphosate yang merupakan bahan utama pembuatan herbisida bermerk Roundup. Berbagai kritik menyebutkan bahwa Roundup mempunyai efek beracun pada tanaman, ternak, dan manusia.

Selain di Argentina, protest serupa juga tengah dipersiapkan oleh pergerakan internasional Occupy Monsanto dan kampanye Millions Against Monsanto, keduanya dimulai di Amerika Serikat. Sejak informasi mengenai efek negatif glyphosate dan benih GM mengemuka sekitar sepuluh tahun yang lalu, berbagai demonstrasi protes semakin sering terjadi setiap tahunnya.

Di kota besar Buenos Aires, protes biasanya dilakukan di sekitar Plaza San Martin yang berlokasi dekat dengan kantor pusat perusahaan multinasional itu. Video berikut menunjukan gambar-gambar pada protes yang dilakukan pada bulan Mei 2014, menggambarkan ekspresi rakyat dan budaya dari wilayah-wilayah Argentina dimana Monsanto banyak memasarkan produknya.

Penolakan terhadap tanaman GM telah dilakukan sejak awal millennium ini di banyak negara setelah beberapa studi yang dilakuan oleh pusat-pusat penelitian independen dan universitas meragukan keamanan teknologi ini.

Di awal 2002, laman blog Ecoportal mempublikasikan sebuah laporan tentang theToxicology of Glyphosate oleh Dr Jorge Kaczewer, pendiri dan direktur medis the Argentinian Institute of Neural Therapy and Integrative Medicine, dimana sang penulis menuduh Monsanto dan laboratorium terkait telah melakukan tindakan korupsi:

Penelitian terhadap racun dalam glyphosate secara resmi memerlukan registrasi dan izin, praktek ini diasosiasikan sebagai praktek penipuan.

La "fantasía y la realidad". Foto de la página de Facebook  "Millones contra Monsanto".

“Fantasy and Reality”. Photo from Facebook page “Millions Against Monsanto”.

Kaczewer menyimpulkan:

Junto con la ayuda alimentaria de enormes raciones de soja elaborada como milanesa, hamburguesa, albóndiga, fideo, raviol, leche, yogur, y queso “de soja”, ahora, casi 17 millones de argentinos empobrecidos y hambrientos también recibirán su dosis masiva de glifosato…. La implacable estrategia comercial de la industria nos permite anticipar cómo ésta visualiza su camino hacia un próspero futuro…. a costa de la salud de millones de personas ni siquiera todavía informadas de la existencia de este tipo de productos.

Bersamaan dengan bantuan makanan yang mencakup sejumlah besar produk kedelai yang disajikan dalam bentuk roti daging kedelai, hamburger, bakso daging, spaghetti, ravioli, susu, yogurt, dan keju kedelai, hampir 17 juta warga Argentina, miskin dan kekurangan pangan, akan juga mendapat dosis glyphosate yang masiv… Industri  tersebut dengan strategi bisnis tanpa belas kasihan memberi kesempatan pada kita untuk mengantisipasi bagaimana memalsukan jalan kemakmuran di masa depan… dengan mengorbankan kesehatan jutaan manusia yang bahkan masih tidak mengerti tentang keberadaan produk-produk berbahaya tersebut.

Pada bulan September 2014, blog lingkungan BWN Argentina mempublikasikan sebuah laporan yang ditulis oleh Ignacio Diego Mur menyebutkan bahwa '12 produk paling berbahaya’ diciptakan oleh Monsanto, analisis mengenai efek produk tersebut terhadap ekonomi agribisnis Argentina, dimana Monsanto model telah diadopsi secara luas.

En lugar de frutos sanos, verduras, granos y animales alimentados con hierba natural, las granjas industriales de Estados Unidos y Argentina producen un exceso de comida chatarra de ingeniería genética para ocasionar enfermedades cardíacas, derrame cerebral, diabetes y cáncer, con el respaldo de subsidios agrícolas, mientras que los agricultores orgánicos no reciben dichas subvenciones.

Alih-alih memproduksi produk sehat dalam bentuk buah-buahan, sayuran, padi-padian, dan pakan ternak alami, pabrik pertanian di Amerika dan Argentina malah memproduksi pangan dengan teknologi genetik yang berlebihan seperti makanan tidak sehat cepat saji atau junk food yang mengakibatkan penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker, dengan dukungan subsidi pertanian, sementara petani organik tidak menerima subsidi tersebut.

Glyphosate toxicity merupakan sebuah kentang panas bernuansa politik di Argentina yang melibatkan berbagai stakeholder (pemerintah, perusahaan, laboratorium, petani, buruh, perserikatan pedagang dan konsumen), kepentingan pribadi dan informasi keliru yang sangat banyak.

Amid the furore adalah orang-orang yang tinggal di sekitar area penggunaan produk atau pengkonsumsi makanan berisi residu dari produk tersebut.

Di #Argentina 300 juta liter glyphosate disemprotkan setiap tahun pada tanaman seluas 28 juta hektar, meracuni lebih dari 10 juta manusia.

Dengan dukungan yang lemah dari lembaga pemerintah dan media mainstream, gerakan penolakan produk Monsato beralih pada blog dan jejaring sosial dalam menyebarkan informasi mengenai perlunya tuntutan hukum melawan perusahaan dan produknya. Cara ini juga bermanfaat untuk menyebarkan hasil penelitian, studi kasus, artikel, dan berbagai potret.

Pediatric Society of Hematology-Oncology Argentina (diantaranya) telah meminta tindakan untuk melawan penggunaan #glifosato

Ada juga figur populer dari dunia musik yang mendukung penuntutan melawan perusahaan itu, seperti penyanyi pop Argentina, Axel, yang menyatakan dukungannya melalui akun resmi Twitter miliknya.:

#NoaMonsanto harus bertanggungjawab atas tersebarnya berbagai penyakit, bencana alam, dan hal buruk lainnya.

Jejaring sosial telah menjadi media kampanye utama untuk menyebarkan informasi. Facebook page “Millones Contra Monsanto” dengan lebih dari 55.000 likes, membagi undangan untuk bergabung dalam protest di berbagai kota di seluruh wilayah negara. Di Twitter orang-orang saling bertukar informasi and pandangan dengan hashtags seperti #fueramonsanto, #noamonsanto, #stopmonsanto dan lainnya.

23 Mayo 2015 Marcha Mundial contra #Monsanto. En todo el Mundo en todas sus plantas #fueramonsanto via @Noamonsanto pic.twitter.com/UoE9pHWoJP

— Lluís Ahicart (@lluisahicart) May 21, 2015

23 Mei, 2015 Dunia berdemo melawan #Monsanto. Seluruh dunia dengan seluruh tanaman #fueramonsanto.

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.