Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Filipina: Banjir Besar Terekam Kamera Warga

Picture from Twitpic user reahguevarra

Foto pengguna Twitpic reahguevarra

Beberapa tempat di  Metro Manila dan propinsi-propinsi tetangga masih mengalami musibah banjir meskipun Topan Tropis ‘Ondoy’ (versi nama Internasional: Ketsana) telah melewati negeri. Hampir 200 orang tewas dan ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi ketika topan melanda ibukota negara hari Sabtu lalu.

Hujan deras memicu  banjir terparah di sepanjang sejarah modern negara tersebut. Topan bahkan menimbulkan curah hujan lebih banyak dari Badai Katrina:

RT @wizkitabet: FAKTA: Curah hujan Badai Katrina =380mm di Louisiana. Curah hujan Topan Ondoy = 410mm di Manila, Filipina.

Situs jejaring sosial dipergunakan secara maksimal untuk memberitahukan regu penyelamat mengenai keberadaan para korban banjir. Peta Situasi Topan Ondoy dibuat untuk membundel informasi mengenai kebutuhan utama para korban banjir. Google membuat sebuah halaman khusus untu mengumpulkan donasi. Upaya Bantuan Ondoy memiliki daftar panjang kontak badan pertolongan, pusat penyerahan bantuan, regu pertolongan darurat pemerintah.

Picture by Ali Figueroa

Foto oleh Ali Figueroa

Video warga yang diunggah ke daring mengisahkan adegan-adegan kerusakan yang memilukan akibat banjir. Berikut video yang diunggah pengguna Youtube didipusrex:

Ibuku berhasil merekam video klip air banjir yang datang bersama dengan Topan Ondoy sebelum akhirnya air yang naik memaksa mereka untuk mengungsi ke lantai dua rumah. Mereka terperangkap di lantai dua karena air mencapai ketinggian dada dan baru menyurut keesokan paginya.

Video ini menunjukan seorang pengguna jalan yang terperangkap di dalam mobil ketika air membanjiri bagian depan sebuah Rumah Sakit di Manila.

Marikina City, terletak di bagian timur Manila, rusak berat akibat banjir.

Pejalan kaki dan pengendara motor di Paranaque City, bagian selatan Manila, menggunakan styrofoam untuk menyebrang jalan yang banjiri air.

Mobil-mobil terbawa arus kuat.

Propinsi Bulacan, bagian utara Manila, juga rusak berat akibat badai.

Techpinas memberikan pujian pada sebuah stasiun radio yang telah mengalihkan waktu siar normal mereka menjadi program yang didedikasikan untuk melaporkan berita teraktual para pendengar. Sebagian besar  para pendengar merupakan korban banjir yang mengandalkan aplikasi radio dalam ponsel mereka untuk mendengar berita teraktual mengenai upaya pertolongan korban:

Di tengah ketidakpastian dan penderitaan yang dibawa topan Ondoy dan kurangnya pasokan listrik di sebagian besar daerah di Manila Raya, DJ Gang, DJ Lambert dan DJ Steph dengan mulianya memberikan waktu mereka dan usaha untuk memastikan para pemilik ponsel – terutama yang berada di daerah yang terkena bencana dahsyat, yang hanya bisa mengandalkan applikasi radio di ponsel mereka yang sekarat – untuk mendapatkan aktualisasi berita mengenai operasi pertolongan dan yang entah bagaimana tetap hidup berkat stasiun radio Jam 88.3 yang terus menunjukan keuletan dan memberikan harapan secara pro aktif. Mereka nyaris memutar balikan ketidakpedulian radio FM yang biasa terjadi menjadi arena penyebaran informasi pertolongan bencana dan koordinasi aktivitas sukarela.

Pengiriman SMS digunakan untuk memberikan wejangan penyelamatan diri bagi para korban:

Peristiwa yang menyentuh adalah dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam upaya radio Jam. Ada diantara mereka yang menelpon stasiun radio untuk memberikan berita aktual mengenai status arus lalin ibukota. Para dokter mengirimkan SMS untuk memberikan tip-tip mencegah hipotermia (paru-paru basah) bagi mereka yang terperangkap di atap rumah mereka akibat banjir, sementara seorang mantan relawan palang merah membagikan prosedur cara pembuatan oralit.

Photo by Celina Ann Natanauan Chan

Foto oleh Celina Ann Natanauan Chan

Twitter merupakan sumber berita mengenai bencana  dayang dapat diandalkan juga untuk memonitor pengerahan bantuan. Melalui Twitter, para warga net mampu melaporkan situasi banjir di daerah-daerah terpencil.

ageofbrillig: RT: salah satu staf kami berangkat menuju Payatas kemarin. Menurutnya sudah banyak jenazah. Tidak ada liputan media di sana. Dan tak banyak pertolongan.

Cocoy: RT @mlq3 @jeyaiy Akuhanya tahu situasi di Candaba. Seluruh bagian kota terendam air, kecuali Gereja. Tidak bisa meninggalkan kota dengan mudah..

jovefrancisco: Sepanjang Sabtu, Aku rasa daerahkulah yang paling rusak parah. Sampai akhirnya kulihat gambar-gambar di TV

Siulan-siulan saran berasal dari regu penyelamat dan pihak kepolisian tentang yang memberitahukan pusat penerimaan bantuan berupa barang juga muncul di Twitter:

alexderossi: RT @momma_erin REPOST: Daerah Rosario Pasig & Cavite BELUM menerima satu pun bantuan material. Jika bisa, tolong berikan tanggapan! – salamat po!!

maxenemagalona: GRABE. RT @kitel_anne Polisi dibutuhkan di Desa Provident di Marikina. Perampok berusaha membobol perumahan warga.

Siulan-siulan yang mengabarkan tentang upaya pertolongan darurat, seperti berikut:

ANDREWdecastro: Bagaimana korban bisa memasak mie instan mentah yang dikirimkan? Atau membuka makanan kaleng? Sekedar pendapatku saja..

philredcross: Kami kewalahan dengan relawan muda yang ingin mendukung Operasi Bantuan. Yang berminat jadi relawan, harap kunjungi Markas Nasional PNRC  (catatan penerjemah: Philippine National Red Cross – Palang Merah Filipina) di dekat Bundaran Anda

cocoy: RT @dementia: Oh ya, tolong donasikan makan siap santap dan air. Para korban tidak punya kompor untuk memasak mie instan

Siulan berikut ditulis oleh seorang Senator Republik yang menunjukan bahwa banjir menimpa mereka yang kaya dan miskin:

SayChiz: Mertuaku tinggal di sinco hermanos. Hanya atap mereka yang tidak terendam air. Mereka akirnya terpaksa berlindung di lantai dua rumah tetangga

Photo by Diane Lorenzana

Foto oleh Diane Lorenzana

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.