Kumpulan Artikel Tentang Pemerintahan
Mengapa Kuba memulangkan 8.000 dokter dari Brasil
Presiden terpilih Jair Bolsonaro, yang menyebut bantuan dokter dari Kuba sebagai "ancaman dan degradasi" bagi Brasil.
Kampanye anti Natal Tiongkok membebani masyarakat yang merayakannya
"Apakah semua tindakan ini untuk meningkatkan dan mempromosikan kebudayaan Tiongkok atau tanda hilangnya rasa percaya diri pada kebudayaan sendiri?"
Penjualan ataupun meminum alkohol di tempat umum selepas pukul 22:30 kini dilarang di Singapura
The government said the measure is necessary after receiving numerous complaints related to drunken behavior. But many described the new regulation as excessive and even discriminatory against foreign workers.
Pengunjung Palau Diwajibkan Menandatangani Ikrar untuk Menghormati Lingkungan Hidup
"Kepada anak-anak Palau, saya sebagai tamu Anda, berikrar untuk melestarikan dan melindungi negara pulau Anda yang indah dan unik."
Georgia Merayakan Status Bebas Visa Uni Eropa
"Akhirnya warga negara Georgia dapat mengunjungi wilayah Eropa Schengen yang sangat luas tanpa visa."
Keluarga di Sri Lanka Melawan Tentara yang Merebut Rumah Mereka
Belasan keluarga di Sri Lanka berdemo di depan kamp Angkatan Udara, menuntut pengembalian rumah-rumah mereka, yang telah dirampas sejak 2009.
Afghanistan: Reintegrasi Para Bocah Lanang Mantan Pemuas Nafsu Seks Penguasa, Mungkinkah?
Praktik 'Bacha Bazi' sering muncul menjadi berita akhir-akhir ini, namun itikad baik politik untuk menolong korban amat rendah.
Perdana Menteri Singapura Mengajak Para Netizen Untuk Berterima Kasih Pada Para Pekerja Asing
Pengamat lokal berpendapat bahwa kebijakan-kebijakan tepat untuk melindungi para pekerja migran masih absen di negara kaya Asia tersebut.
Ancaman UU Kejahatan Komputer Thailand yang Baru Terhadap Kebebasan Berpendapat

Cacat terburuk dari undang-undang ini adalah kekuasaan besar yang dimiliki pihak berwenang, untuk membuat penafsiran sendiri atas tindakan yang dianggap membahayakan.
Apa Nepal Bukan Negara untuk Perempuan?
Konstitusi Nepal telah gagal untuk membawa kesetaraan perempuan di negara itu, namun para pendukung hak asasi manusia belum menyerah.










