Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Libya: Di Bawah Tangan Besi di Tripoli (Video)

Pos ini merupakan bagian dari liputan khusus kami Gejolak di Libya 2011 [En].

Apa yang sedang terjadi di Tripoli? Warga Libya di luar ibu kota – dan seluruh warga dunia – bertanya-tanya, ngeri membayangkan tingkat kebejatan yang digunakan Muammar Al Gaddafi untuk mempertahankan kekuasaannya atas Libya. Pada pidatonya hari Selasa, 22 Februari lalu, Gaddafi bersumpah untuk mendatangi setiap rumah [En] untuk menghancurkan lawannya, dengan menggunakan istilah-istilah yang seorang mantan sekutunya sebut sebagai panggilan genosida [En] bagi tentara bayaran dan pasukan Libya yang masih tersisa.

Karena para demonstran dan pembelot militer mengklaim telah menguasai bagian timur Libya, cengkeraman rezim Gaddafi atas Libya tampak melemah.

Namun hampir mustahil memperoleh informasi dari ibu kota. Tripoli tertutup bagi media asing. Pemerintah Libya memang menyerukan [En] pada warga untuk kembali bekerja – lewat sms – dan beberapa orang terlihat berbelanja makanan. Dilaporkan dua kapal perang angkatan laut Libya kabarnya [En] merapat ke kota.

Satu laporan menyatakan bahwa hari-hari di Tripoli sunyi menegangkan sementara gerombolan pembunuh berkeliaran di kota pada malam hari, menebar kekerasan. Dari LiveWord? Libya

A source from Tripoli has confirmed to us that Al Zawiya Street hospital seen many rape victim admittances last night. Such deplorable and sickening actions were committed after Gaddafi’s speech in which he called for door-to-door cleansing of the city from those who are against his regime.

Sebuah sumber dari Tripoli membenarkan bahwa rumah sakit Jalan Al Zawiya didatangi banyak korban perkosaan tadi malam. Tindakan yang hina dan menjijikkan itu dilakukan setelah pidato Gaddafi di mana ia menyerukan pembersihan dari pintu ke pintu di kota tersebut dari mereka yang melawan rezimnya.

Peringatan: Ini merupakan foto miris dari halaman Facebook Libyan Youth Movement yang disebut diambil di sebuah rumah sakit di Tripoli.

Video yang sama mencengangkan dan menyeramkan diungguh oleh ibnomar2005 pada hari Senin, 21 Februari yang menunjukkan banyaknya anggota militer dan tentara bayaran di ibu kota Libya.

Video ini diungguh oleh feb17libyans pada tanggal 22 Februari, menampilkan demonstran di distrik Dahra di Tripoli. Dari halaman web Feb. 17 Libyans, nyanyiannya berarti “Di sini! Di sini! Warga Libya ada di sini!”

Pengguna Twitter juga mengalami kesulitan menemukan informasi dari kota tersebut.

@shablibi: Can't call anyone in #Tripoli can anyone else? #Libya #Gaddafi #feb17

Tidak bisa menelpon siapapun di Tripoli, apakah ada yang bisa?

Ali Tweel melaporkan masalah lain.

@AliTweel: Still trying to find ways to tweet, Twitter is blocked in Tripoli

Masih berusaha menemukan cara untuk mengirim tweet, Twitter diblok di Tripoli

Ini yang terakhir dari Twitter:

@SaloumehZ: In Tajour, Libyans being shot at if they step outside their homes, spread the word, people being massacred! #Libya #Tripoli

Di Tajour, warga Libya ditembaki jika keluar rumah, sebarkan beritanya, penduduk sedang dibantai!

@Gheblawi: government cleaned the streets and painted on anti-regime graffiti and replaced #Gaddafi burned billboards with new ones #Tripoli #Libya

pemerintah membersihkan jalanan dan mengecat coretan antipemerintah dan mengganti baliho Gaddafi yang terbakar dengan yang baru

@ShababLibya: Caller on BBC: in Tripoli too many people are injured and not getting treated #Libya #Feb17

Penelpon di BBC: di Tripoli banyak sekali orang yang terluka dan tidak mendapat perawatan

@AliTweel:@piggypotamus no snipers im still alive!

tidak ada penembak jitu, saya masih hidup!

@ShababLibya: Caller on BBC says: its a lot more serious than people are saying, they are bombing peoples houses #Libya #Feb17

Penelpon di BBC mengatakan: keadaan lebih gawat dari yang dikatakan orang, mereka meledakkan rumah-rumah warga

@ShababLibya: The people of Tripoli are putting on a heroic effort this city is littered with mercenaries roaming streets with snipers #Libya #Feb17

Warga Tripoli mengerahkan usaha heroik, kota ini penuh tentara bayaran yang berkeliaran di jalanan dengan penembak jitu

@Libyan4life#Tripoli continues to feel the iron fist of #Gaddafi. Injured are being turned away from hospitals and youth continue to die. We still fight

Tripoli masih merasakan tangan besi Gaddafi. Korban luka-luka ditolak dari rumah sakit dan orang muda semakin banyak yang tewas. Kami masih berjuang.

@ChangeInLibya:Im really nervous now.. All we need is tripoli and we'll be free (sabha is too far away and isolated to matter).. ya rab 3aggel biha!! (translation: Please God, make it fast)

Saya sangat gelisah sekarang. Kami hanya butuh Tripoli dan setelah itu kami akan bebas (sabha terlalu jauh dan terpencil dan tidak masuk hitungan).. ya Tuhan, semoga ini cepat berlalu

@ShababLibya:what we did not know, is the barrier of fear would fall after 1 day of protests, but he has proven 2 be worse than anticipated #Libya #Feb17

yang tidak kami ketahui adalah benteng ketakutan runtuh setelah hari pertama demonstrasi, namun ia terbukti lebih buruk dari perkiraan

Pos ini merupakan bagian dari liputan khusus kami Gejolak di Libya 2011 [En].

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.