Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Wikileaks Ungkapkan Pandangan Singapura tentang Negara-Negara Tetangganya

Mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew berpendapat orang Korea Utara adalah ‘tipe psikopat’ dan pemimpin mereka adalah seorang ‘pria tua lembek.’ Para diplomat Senior Singapura beranggapan bahwa Perdana Menteri Malaysia Najib Razak adalah seorang oportunis sementara pemimpin oposisi mereka Anwar Ibrahim bersalah atas sodomi. Mereka juga menggambarkan pemimpin Thailand yang sudah dibuang Thaksin Shinawatra sama korupnya dengan “semua orang, termasuk pihak oposisi.” Jepang adalah ‘pecundang berat’ dalam hubungan yang berkelanjutan dengan Cina dan negara-negara Asia Tenggara.

Sumber dari hal-hal sensasional ini adalah Wikileaks. Percaya atau tidak mengenai originalitas laporan yang teruangkap adalah hak tiap pembaca. Satu hal yang pasti adalah laporan yang baru-baru ini dikeluarkan dari Wikileaks akan membuat pemerintah Singapura sibuk dalam beberapa hari dan minggu ke depan ketika mereka berusaha meminimalisasi kerusakan yang diakibatkan oleh laporan-laporan ini yang mengungkapkan hubungan mereka dengan negara lain.

Sementara itu, berikut adalah tanggapan blog dan twitter dari Malaysia.

Din Merican kecewa dengan sikap pemerintah Singapura yang masih meremehkan Malaysia

Menarik untuk menyimak bagaimana para diplomat Singapura menetralkan situasi ini.

Sebagai seseorang yang dengan konsisten mendukung hubungan yang lebih baik antara Malaysia dan Singapura dan menganggap diri sendiri sebagai teman Singapura, saya kecewa setelah menyimak sikap pemerintah Singapura yang tetap meremehkan Malaysia. Sifat lama memang sukar diubah. Saya mengira dua negara ini bisa terus maju atas dasar saling menghormati dan menghargai dengan hubungan hangat antar kedua Perdana Menteri.

Ktemoc memberitahu pengakuan bersalah Anwar Ibrahim atas tuduhan kasus sodomi tidaklah benar dan hanya rumor

Saya membaca beritanya kemarin, mengenai sisi Anwar Ibrahim yang saya tidak pernah tertarik, dengan beberapa alasan. Pertama, selama hubungan itu konsensual di antara orang dewasa maka ini tidak mengganggu saya; kedua, berita ini berasal dari seri perkataan “Saya dikasihtahu dari…, yang diberitahu oleh …, yang mendengarnya dari…, “ jadi ini secara teknis bukanlah fakta, bukti dari rumor istilahnya. Jadi kenapa dipersoalkan?

Namun mari selidiki detilnya lebih lanjut dimana atau siapa sumbernya. Orang Amerika mendengarnya dari orang Australia; orang Australia mendengarnya dari orang Singapura, khususnya LKY; orang Singapura menyatakan mereka dapat dari ‘mesin’ intelijen, artinya penyadapan elektronik atau bahkan menguping percakapan telepon.

rocky's bru bercerita pada para pembaca blognya bahwa ia belum menandatangani petisi untuk mendukung Wikileaks

Sial. Jadi kita semua mendukung kebebasan pers, kan? Kita semua menandatangani petisi untuk membela Wikileaks, ya? Begini, menurut Wikileaks, orang Australia dan orang kiasu (klik di sini[en] untuk keterangan lebih lanjut-penerjemah) Singapura mengetahui hal tentang Dr Anwar dan Saiful selama ini, tentang bahwa itu adalah jebakan dan bagaimana Dr Anwar tahu bahwa semua itu jebakan tapi tidak -atau tidak mau- peduli.

Wow.

Memojokan sekali nih.

Karena ini dari Wikileaks, banyak orang yang akan percaya bahwa Saiful dijebak. Betul?

Omong-omong, saya belum menandatangani petisi untuk mendukung Wikileaks.

Nik Nazmi Nik Ahmad dari Parti Keadilan Rakyat mendorong agar artikel tentang ‘mesin intelijen’ diterbitkan yang diduga digunakan oleh Singapura dalam kasus Anwar

Seharusnya diterangkan lebih lanjut bahwa kabel (penyadap) yang diekspos oleh Wikileaks adalah informasi inti yang dikumpulkan oleh pihak ketiga – seperti Australia – yang kemudian disebarkan pada Departemen Negara AS. Hasilnya, kabel sadapan yang mengandung berbagai tipe informasi – termasuk pendapat pribadi dan rumor oleh sebab itulah semua ini tidak dapat dipercaya.

Saya harap ‘mesin intelijen’ yang disebut-sebut di Wikileaks bisa dibuktikan pada masyarakat karena itulah dasar pendapat badan Intelijen Singapura.

My Words, My Freedom lebih mencemaskan kemampuan Singapura untuk menyadap komunikasi negara Malaysia

yang membuat saya khawatir tentang kebocoran ini adalah, jika memang benar, seberapa amankah sebuah informasi rahasia? Bila pihak intelijen Singapura dengan mudah dapat menyadap komunikasi kita, apa yang sedang dilakukan pihak keamanan negara kita? dan, saya juga khawatir rahasia militer negara kita bisa disadap! keamanan kita lebih penting daripada kasus si anwar dan saiful! seperti yang sering dikatakan teman saya, “masa depan negara ini tidak bergantung pada dua tokoh itu!” jadi, mari fokus pada isu yang lebih penting daripada kasus sodomi! 😉

Malaysiakini mengumpulkan pandangan para pembaca tentang laporan Wikileaks yang terbaru. Rolls-Royce berpendapat

Badan Intelijen selalu mengira mereka lebih pintar dari orang lain. Jujur saja, berapa banyak dari kita yang sudah tahu dan mengira hal-hal yang dibocorkan Wikileaks?

Singapore membicarakan hal buruk tentang Malaysia, AS membicarakan hal buruk tentang Korea Utara dan Birma, Pakistan atau Malaysia membicarakan hal buruk tentang Israel atau Singapura, dst. Semua ini sudah bisa diduga. Bila kita mengira laporan-laporan ini adalah pencerahan, maka kita semua bodoh.

Tanggapan Twitter dari Kuala Lumpur

CliffCLF: Wikileaks mengatakan Malaysia dalam keadaan ‘’bingung dan bahaya’’ karena “politikus yang tidak kompeten”. saya sangat setuju.
equal_o_not: @jonathanfun @timmysay hanya karena Wikileaks bilang seseorang menyangka M'sia menjebaknya? Tipis kemungkinan……sampai bisa dibuktikan.
sultanmuzaffar: (pemberitaan) WikiLeaks sekarang bisa dimengerti penduduk Malaysia. Tolong diperbanyak!
drcheehoe: meragukan #wikileaks membantu dan malah membahayakan. Saya menganggap penyadapan tentang @anwaribrahim ‘cakap’
stephendoss: @matkeri info yang dibocorkan antara penyadapan, wikileaks hanya mengekspos, wikileaks tidak berhak memutuskan kebenaran atau kesalahan @Aisehman
YeoWai: siapa yang membutuhkan Wikileaks untuk memberitahu kita bahwa para politikus tidak kompeten?
matkeri: @Aisehman teman, kembali ke sumber: Wikileaks. Tida ada sumber, tidak ada bocoran. Hanya sebuah laporan kontroversial dari tabloid Minggu 😀

Anwar berkicau laporan penyadapan dari Wikileaks menguatkan argumennya bahwa sebuah konspirasi dari pihak pemerintah Malaysia untuk menjebaknya dengan kasus sodomi dan menghancurkan karirnya.

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.