- Global Voices dalam bahasa Indonesia - https://id.globalvoices.org -

Kazakstan: Jalan Buntu Pendidikan

Kategori: Asia Tengah & Kaukasus, Kazakstan, Pemerintahan, Pendidikan

Masalah buku pelajaran di Kazakstan untuk tingkat sekolah lanjutan merupakan topik yang sangat penting – salah cetak dalam jumlah banyak, fakta-fakta yang salah dan kesalahan bahasa adalah karateristik dalam buku-buku ini.

Akhir-akhir ini, Menteri Pendidikan melaporkan pada partai yang tengah berkuasa mengenai aktivitasnya, dan mengatakan bahwa kementriannya tidak bertanggungjawab akan kesalahan-kesalahan itu, karena buku-buku ini dicetak secara mandiri oleh perusahan percetakan. Ini tidak benar, kata slavasay [1], ia mengingatkan sudah 4 tahun lalu sejak pusat penelitian “Buku Pelajaran” diciptakan di bawah kuasa Kementrian. Ia juga memberi contoh hasil kerja kementrian [ru]:

Pada halaman muka buku pelajaran “Bahasa Rusia” terdapat kesalahan cetak pada judul dan satu kesalahan pada nama (penulis). Susah membayangkan seperti apa dalamnya.

Megakhuimyak berbagi [2] kesan-kesannya setelah pengalaman mengajar di sekolah jurnalisme informal dan di sebuah institusi pendidikan lanut [ru]:

Akhir kata: Sistem pendidikan akan diselamatkan oleh sekolah-sekolah magister kecil, yang mengajarkan satu macam keahlian khusus, dimana para profesional berpengalaman mengajar. Dalam waktu dekat para pemilik perusahaan akan lebih menghargai sertifikat semacam ini ketimbang diploma universitas.

Sementara itu, pemerintah mempertimbangkan kemungkinan untuk memperkenalkan tes narkoba wajib di sekolah-sekolah. Motif ini bertujuan baik Рpeduli akan kesehatan anak-anak. Itsuken meragukannya [3] Рkemungkinan besar bila  terbukti positif menggunakan narkoba, seorang  anak akan menerima perilaku dari teman sebayanya yang berprasangka buruk, lagipula, bila benar terungkap, ia cenderung akan bergaul dengan anak-anak yang kurang mampu [ru]:

Lagipula, polisi akan memakai alasan ini seumur hidup bila remaja berbohong. Dan sistem kesehatan kita terlalu meragukan, hal yang cukup mengerikan membiarkan seorang anak menjalani tes darah secara berbondong-bondong. Akan jauh lebih baik jika anggaran ini digunakan untuk mendirikan organisasi pemuda.