Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Australia: Kebakaran hutan dan perangkat web

Kebakaran hutan yang disebut-sebut sebagai peristiwa paling mematikan di sepanjang sejarah Australia, telah merenggut setidaknya 108 jiwa, membakar setengah juta hektar lahan dan menghancurkan kira-kira 750 rumah tinggal, semua ini berlangsung pada akhir pekan tanggal 7 dan  8 Februari.

Di negara bagian Victoria,  yang paling terlanda bencana ini, para pemadam kebakaran menyebutkan bahwa dari sekitar 45 titik api yang dilaporkan, delapan diantaranya masih terus menyala hingga hari Senin. Jumlah korban dari wilayah utara Melbourne masih belum diketahui.

Kebakaran hutan merupakan kejadian biasa yang terjadi di musim panas Australia, namun panas luar biasa (hari Sabtu, termometer menujukan suhu 47 °C –atau 117 °F), angin kencang dan salah satu musim paceklik terburuk dalam sejarah, berpadu menciptakan kebakaran luar biasa yang mengagetkan seluruh penduduk di kota-kota.  Saksi hidup mengatakan bahwa di beberapa tempat tembok api mencapai ketinggian empat lantai dan meluas ke sekuruh penjuru lahan terbuka. Orang-orang bersembunyi di kolam renang, di rumpun zaitun, sementara yang lainnya mengungsi. Para korban berhasil ditemukan di dalam mobil maupun rumah mereka, gagal melarikan diri dari kobaran api, asap dan panas.

Jumlah korban meninggal dalam peristiwa kebakaran hutan terdahsyat Australia ini, melewati jumlah korban peristiwa kebakaran yang terjadi pada hari Rabu Abu tahun 1983.

Dengan adanya kerusakan di mana-mana, dan ancaman kebakaran yang terus muncul, para jurnalis warga mengalami kesulitan mendekati tempat kejadian. Meski begitu, Internet masih dipenuhi dengan pertukaran informasi terbaru antara mereka yang tinggal dekat daerah terimbas bencana dengan mereka yang memantau dari jauh mengenai situasi terakhir di lapangan.

Tiga orang pengembang , Alan Noble, Raul Vera dan Pamela Fox, di pusat Teknik Google menciptakan Peta Google yang menggambarkan status kebakaran secara real-time untuk daerah Victoria. Mereka juga menambahkan fitur bagi para pengguna untuk pencarian terperinci alamat untuk tertentu.

Berikut penjelasan mereka dalam blog Google Australia:

Hari ini kami buat Peta Flash yang berisi informasi terakhir mengenai titik api dan status mereka berdasarkan data yang kami himpun dari Otoritas Pemadam Kebakaran Negara (CFA: Country Fire Authority [en]). Peta Flash kami update secara real-time dari umpan RSS situs CFA. Kami harap peta ini dapat berguna bagi mereka yang tertimpa musibah, personil pertolongan darurat, serta mampu meringankan kepadatan trafik pengunjung situs web lain. Peta ini tentunya berguna untuk memperlihatkan situasi bencana dalam skala asli, dalam tempo cepat.

Berikut peta yang disebutkan:

Victoria Fires Map
Gadgets fournis par Google

Informasi diatas didapatkan dari CFA,  Otoritas Pemadam Kebakaran Negara — salah satu komunitas relawan untuk bantuan darurat terbesar di dunia — mereka memiliki situs yang diupdate berkala, sesaat setelah satu tim meluncur ke titik bencana yang terjadi di Negara Bagian Victoria.

Surat kabar The Australian juga menggunakan peta interaktif serupa untuk mengilustrasikan jumlah korban meninggal

Berikut foto satelit titik api yang dirangkum Universitas Maryland/NASA Modis.

Grup yang sama juga menciptakan peta penyidik api kronologis, antara 24 jam lampau hingga titik api tahun 2005.

Aus-Emaps.com menyediakan tautan mengenai insiden kebakaran hutan di seluruh Victoria.

[Salut kepada Edward Vielmetti yang telah merujuk informasi ini dalam blognya].

PM AustraliaKevin Rudd turut menggunakan akun miliknya di  Twitter untuk mengabarkan 7,100 pengguna lainnya untuk memberi sumbangan mereka melalui Victorian Bushfire Appeal Fund atau berbagi permohonan bantuan bagi mereka yang memerlukan bantuan darurat dari pemerintah.

Masih mengenai Twitter, orang-orang kini menggunakan sarana micro-blogging platform untuk menginformasikan berbagai hal mengenai bencana.  Seorang relawan pemadam kebakaran, saling bertukar pesan Tweet menggunakan akun cfavolunteer; sarana ini menjadikan mereka lebih gesit mengabarkan perkembangan terakhir hari Sabtu.

Salah satu diantara banyak pesan twit:

Duduk pertama kalinya dalam 12 jam. Akan segera kembali melawan api.

Lainnya:

baru kembali dari kota Calignee, semua telah lenyap.

Lainnya:

7 Februari 2009 akan masuk dalam sejarah dengan catatan-catatan muram. Kuharap semua aman, apalagi setelah menyaksikan semua yang kulihat barusan.

Akhirnya angin mereda. Setidaknya aku bisa beristirahat. Aku turut berduka bagi mereka kehilangan orang-orang tercinta dan harta benda mereka.

Will sepertinya akan mengalami trauma berkepanjangan akibat hal yang dia lihat hari ini.

Melalui sarana yang sama, orang-orang bertanya hal yang lebih spesifik:
geehall1, warga Melbourne, bertanya:

Ada yang tahu mengenai kondisi terakhir daerah Beechworth dan Gippsland? Atau wilayah lainnya di negara bagian?

Strictly, penulis dan e-penerbit yang tinggal di Brisbane, menuliskan banyak informasi.

Darurat! Daerah Crystal Creek, sis barat Black Range semakin parah – MENGUNGSI sekarang, selama masih ada kesempatan


46 titik api tersebar di seluruh negara bagian, 8 diantaranya belum dapat ditangani

Foto merupakan medium terbaik untuk mengilustrasikan akibat dari kebakaran. Fotografer Australia Aussie_Pecker memulai kelompok yang dinamakan Victorian Bushfires – February 2009, dengan alasan ingin menciptakan “[sebuah] diari bersejarah, merekam gambar-gambar kerusakan yang diakibatkan kebakaran hutan dahsyat di negara bagian tercinta.”

Lalu, kami juga memiliki grup Facebook, yang mendukung moril bagi para pemadam kebakaran, yang warga yang mengedukasi dan menentang kebakaran hutan
“Tiap tahunnya warga Australia berhadapan dengan kebakaran hutan dan hal ini sering terjadi; api menyala dengan sendirinya, maka mari kita bersama berusaha untuk mengatasi masalah ini.” — atau  grup anti-arsonis dan grup yang mengelola Kotak Derma Bagi Korban Kebakaran Hutan:

Negara Bagianku terbakar. Sekarang 108 orang telah meninggal. Ribuan orang kehilangan rumah, dan seluruh kota terbakar hingga ke tanah.Bergabunglah denganku untuk mengumpulkan sumbangan uang sebanyak mungkin melalui Palang Merah Australia supaya mereka yang mengalami kehilangan dapat membangun kembali hidup mereka. Facebook merupakan sarana yang indah diantara komunitas internasional. Mari kita turut membantu mereka yang mengalami musibah.

Di YouTube, orang-orang memfoto kebakaran yang terjadi, merangkai, serta menambahkan musik bersamanya, namun semuanya dilindungi hak cipta. Aku akan melihat kembali nanti.

Foto di halaman depan didapat dari halaman Flickr jsarcadia

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.