Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Yordania : Refleksi Para Blogger di Hari Kasih Sayang

Refleksi para blogger di hari Kasih Sayang di Yordania bervariasi dari harapan-harapan untuk hari yang bahagia, sampai mengangkat isu-isu penting tentang hari libur. Inilah yang mereka kemukakan antara lain…

Eye on Jordan memajang foto seekor keledai yang dicat merah di sebelah utara kota Ramtha dalam rangka perayaan hari Kasih Sayang, dan menulis :

Pandangan mengenai perayaan berbeda-beda di antara orang-orang yang berasal dari beragam tingkat kehidupan.

Di distrik Ramtha, 80 kilometer ke Amman bagian utara, perayaan diselenggarakan  berbeda tahun ini dengan cara penduduk kota Ramtha merayakan acara dengan mengecat merah seekor keledai dan menempatkannya di tengah kota agar bisa dilihat oleh orang yang lewat.

Salah satu di antara orang yang mengecat keledai adalah Ahmad Zu'bi, yang berkata: “Kami mengecat keledai dengan warna merah dalam rangka merayakan untuk menunjukkan betapa konyolnya perayaan ini seakan-akan hanya ada satu hari saja untuk bisa mengekspresikan rasa cinta dalam setahun.”

The Diary Sequel mengucapkan selamat Hari Kasih Sayang pada semuanya, dan mendorong para perempuan untuk tidak memonopoli para lelaki:

Selamat Hari Kasih Sayang yang terlambat untuk kalian semua. Saya harap kalian semua menikmatinya. Saya sangat menikmatinya. : )

Saya melewati hari menyenangkan yang menarik dan agak lucu. Mungkin akan saya tulis di blog tentang itu besok jika saya tidak terlalu malas.

Omong-omong untuk para perempuan, JANGAN PERNAH bermain Monopoli dengan para lelaki…. terutama jika Anda hebat dalam hal itu!

Hamzeh membantah bahwa hanya mereka yang tidak ahli dalam hal pacaran, yang merayakan hari Kasih Sayang dan mereka yang bahagia tidak merayakannya:

Tolong dipikirkan, untuk apa pasangan bahagia repot-repot merayakan hari kasih sayang? Akan saya beritahu Anda kenapa, karena mereka payah dalam pacaran. Mereka tidak tahu kapan atau bagaimana menghargai hubungan mereka, kapan dan bagaimana menjadi mesra, kapan dan bagaimana menyalakan hubungan dan merayakan dengan sungguh-sungguh. Untuk itulah mengapa, dengan cukup bodoh, mereka menunggu sampai harga bunga dan mawar melambung tinggi sehingga kembali bermakna,, omong kosong! Pasangan bahagia tidak merayakan hari kasih sayang! Kecuali jika mereka memutuskan untuk berpisah di Hari Kasih Sayang :p

Siegex berbicara tentang memberi dukungan untuk mengakhiri kekerasan terhadap wanita di Hari Kasih Sayang:

Karama, dari bahasa Arab yang berarti kemuliaan, mendukung pergerakan daerah untuk mengakhiri kekerasan terhadap wanita dan dipimpin oleh para aktivis wanita terdiri dari delapan sektor: politik, ekonomi, kesehatan, seni/kebudayaan, pendidikan, media, hukum, dan agama. Dengan kantor pusat di Kairo dan kantor cabang di Amman, Yordania, V-Day Karama membangun jaringan-jaringan di dalam dan sepanjang Mesir, Libanon, Yordania, Palestina, Maroko, Algeria, Suriah, Sudan, dan Tunisia, menyediakan struktur untuk para aktivis di daerah untuk datang bersama-sama dan membentuk gerakan keadilan dan hak untuk wanita. Program V-Day Karama menyediakan pelatihan, pendanaan, dan kelangsungan dukungan untuk keberagaman jaringan wanita ini. Konferensi-konferensi dan forum-forum multinasional diselenggarakan secara tahunan untuk melayani sebagai alat komunikasi  untuk penggalangan dana, keberadaan, dan inspirasi.

Dan kinzi mengangkat poin penting mengenai persepsi umum hari libur di antara kalangan Muslim di Yordania bahwa hari libur untuk kaum Kristen, dan karena itulah kaum Muslim tidak merayakannya.

Dalam bentuk dan pelaksanaanya sekarang, bisa dibilang, tidak ada konotasi keagamaan. Tentu, memang ada latar belakang sejarah, tapi tidak sepadan sampai menginjak-injak mawar.

Lil Kinz pulang dari sekolah dengan sedih. Ia telah meminta Ayahnya untuk membawakan kartu-kartu ucapan Hari Kasih Sayang untuk teman-teman sekelasnya, kemudian dengan hati-hati menulis nama teman-temannya. Ia sangat gembira untuk memberikan kartu-kartu ucapan itu pada mereka hari ini.

Ia pulang dan bercerita bahwa seorang anak lelaki memberitahu anak-anak lain bahwa mereka tidak boleh menerima kartu ucapan karena mereka “beragama Kristen”. Mereka yang telah menerimanya ia ambil dan robek, ia bahkan merebutnya dari anak-anak beragama Kristen. Kami berdiskusi kecil tentang kekasaran yang menjadi sifat kemanusiaan, tapi saya mengamati roda-roda mulai berputar dalam pikiran kecilnya.

Siapa tahu ada yang bertanya-tanya, kartu-kartu ucapan ini bukan “samaran” kartu ucapan Kasih Sayang Kristen dengan pesan tersembunyi dari Kitab Suci. Kartu-kartu ucapan ini dari film Madagascar dan Kung Fu Panda.

Ya salaam.

PlayPlay

1 komentar

Bergabung dalam diskusi

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.