Simpan bahasa-bahasa tersebut? Kami menerjenahkan kisah-kisah Global Voices agar media warga global dapat dinikmati semua orang.

Kenali lebih lanjut Terjemahan Lingua  »

Cina: Demografi Agama dan Gereja-Gereja Rumah

November lalu (21-22 Nov. 2008), Dewan Pusat Riset dan Perkembangan Cina menyelenggarakan seminar “Kekristenan dan Keharmonisan Sosial – Pembahasan Khusus Mengenai Gereja Rumah”. Seminar itu merupakan kali pertama diselenggarakan oleh salah satu lembaga pemerintah Cina. Tak lama kemudian Departemen Perkara Sipil meluncurkan pernyataan yang melarang segala aktivitas Federasi Gereja-Gereja Rumah di Cina.

Aksi Penggerebekan Teraktual

Pernyataan tersebut mengatakan (menurut blog cool mountain house at douban):

经查,中国家庭教会联合会未经登记,擅自以社会团体名义进行活动,依据《社会团体登记管理条例》第三十五条的规定,决定取缔中国家庭教会联合会。

Berdasarkan investigasi, Federasi Gereja-Gereja Rumah di Cina tidak memiliki izin, namun bertindak layaknya organisasi resmi. Seturut dengan Artikel 35 mengenai Pendaftaran Organisasi Sosial, seluruh aktivitas Federasi Gereja-Gereja Rumah di Cina akan dilarang.

Artikel douban (yang diposting ulang pada artblog) menggaris bawahi bahwa:

据学者调查研究,未登记的民间组织,是已登记的数量的10倍。2008年中国的民间组织尤其是家庭教会,在5·12大地震 中积极参与赈灾事工,为构建和谐社会、见证爱与公义做出了重要贡献。而民政部选择基督教家庭教会联合会为打击的目标,这首先显示出,民政部门可能继公安部 门和宗教管理部门之后,成为打击家庭教会的第三个主力,因此基督徒必须对此有足够的警惕,共同为中国的爱与公义祷告,也为家庭教会在各种复杂的环境中站稳 真理和生命的根基祷告;其次,这意味着整个民间社会十分之九的成长被置于非法的地位,这是改革开放三十年之际,严重违反执政党和国家执政方略的、作为和谐 社会第一要义的民主法治的倒行逆施。

Berdasarkan angket akademis, jumlah LSM yang tak resmi terdaftar 10 kali jumlah LSM yang terdaftar. Pada tahun 2008, sejumlah LSM, termasuk gereja-gereja rumah memiliki andil besar dalam memberikan bantuan paska gempa bumi 12 Mei, maka dari itu telah berkontribusi dalam membangun komunitas yang harmonis. Kini Departemen Perkara Sipil telah menjadikan Federasi Gereja-Gereja Rumah di Cina target penggerebekan, sepertinya lembaga ini akan menempatkan diri di peringkat ketiga sebagai kekuatan represif gereja-gereja rumah setelah Departemen Keamanan Masyarakat dan Departemen Agama. Seluruh umat Kristiani harus mengetahui adanya tren peristiwa seperti ini dan turut mendoakan agar keadilan dan cinta kasih memperoleh tempat di Cina, juga turut doakan norma dasar gereja-gereja rumah yang kini sedang dikelilingi berbagai kesulitan. Peristiwa ini juga menandai bahwa sektor besar komunitas sipil sedang mengalami prosekusi ilegal. Ini merupakan tanda kemunduran menjelang perayaan 30 tahun kebebasan dan reformasi, sebuah pelanggaran berat terhadap peraturan hukum dan demokrasi, inti dari partai yang berkuasa dan ketentuan negara dan keharmonisan warga.

Dibawah ini merupakan laporan singkat terbaru demografi agama dalam satu dekade terakhir, yang dapat memberikan gambaran alasan penggerebakan teraktual. Dewan Pusat Informasi Negara menerbitkan Demografi Agama pada tanggal 16 Oktober 1997 yang diberi judul “Kertas Putih: Kebebasan Beragama di Cina”, yang menyatakan:

据不完全统计,中国现有各种宗教信徒一亿多人,宗教活动场所8.5万余处,宗教教职人员约30万人,宗教团体3000多个。宗教团体还办有培养宗教教职人员的宗教院校74所。

Menurut statistik yang sedang berada dalam proses penyelesaian, terdapat 100 juta jiwa pemeluk berbagai agama dan kepercayaan, lebih dari 85.000 tempat untuk menjalankan ibadah, sekitar 300.000 pemuka agama, dan 3.000 organisasi agama di Cina. Sebagai tambahan, terdapat 74 sekolah dan sekolah tinggi keagamaan yang dimodali oleh organisasi beragama untuk mendidik para pemimpin umat.

Anehnya, Kertas Putih Mengenai Kemajuan Hak Asasi Manusia Tahun 2004 yang diterbitkan pada 13 April 2005 oleh Dewan Pusat Informasi Cina mengatakan bahawa demograsi agama Cina, tetap berada pada angka 100 juta jiwa, pemimpin umat tetap berjumlah 300.000, dan jumah organisasi keagamaan nasional dan regionalpun tidak berubah (lebih dari 3.000), namun jumlah tempat untuk menjalankan ibadah meningkat menjadi 100.000.

Menurut Survei Besar Perdana mengenai Agama dan Kepercayaan di Cina yang diadakan Profersor Tong Shijun (童世骏) dan Profesor Liu Zhongyu (刘仲宇) dari Unversitas East China Normal di Shanghai, 31,4 % warga Cina berusia antara 16 tahun keatas (kurang-leih berjumlah 300 juta jiwa) memeluk suatu agama atau kepercayaa. Tiga kali lipat dari jumlah yang tercantum pada catatan resmi tahun 2005.

Patut diingat bahwa 62% penganut agama dan kepercayaan tersebut berusia antara 16-39, hanya 9,6 % penganut agama/kepercayaan berusia diatas 55 tahun.

Menurut survei ini, Budhisme, Taoisme, Katolik, Kristen dan Islam merupakan 5 agama populer yang dipeluk 67,4% pemeluk agama di Cina. Sekitar 200 juta jiwa atau sekitar 66,1% memeluk agama Budha, Taoisme atau memuja tokoh purbakala. Menurut survei 12% penganut kepercayaan atau sekitar 40 juta jiwa memeluk agama Kristen. “International Religious Freedom Report 2007: China” yang diterbitkan September 14, 2007 oleh pemerintah Amerika Serikat mengutip laporan pemerintah Cina sebagai berikut:

Terdapat 100 juta pemeluk agama Budha;

Terdapat lebih dari 25.000 pendeta dan biksuni Tao, lebih dari 1.500 kuil Tao, dan dua sekolah Taoisme;

Terdapat setidaknya 20 juta umat Muslim dan 10 etnis pemeluk agama tersebut, etnis terbesar bernama Hui, diperkirakan berpopulasi mendekati 10 juta jiwa;

Terdapat 5,3 juta jiwa terdaftar di Asosiasi Katolik Patriotik Cina (CPA), dan akurang lebih jumlah yang sama atau mungkin lebih dari jumlah yang terdaftar yang mengaku percaya dan memiliki ikatan dengan Vatikan;

Pemerintah memperlirakan setidaknya 20 juta pemeluk agama Kristen melaksanakan ibadah di gereja-gereja resmi;

Menurut laporan LSM, seperti yang diumumkan Ye Xiaowen, Kepala Komisi Perkara Warga Etnis Negara, di hadapan forum di Universitas Beijing dan Akademi Ilmu Sosial Cina, bahwa umat Kristen di Cina hingga tahun 2006 mencapai 130 juta jiwa, 20 juta diantaranya pemeluk Katolik.

Laporan teraktual mengenai demografi agama di Cina, muncul di sebuah surat kabar Kanada, yang menggambarkan:

16% warga negara Cina mematuhi institusi agama Budha yang diatur negara; nyaris 2% beribadah di gereja-gereja Kristen Protestan; dan 1% menganut agama Katolik; Lebih dari 1% memeluk agama Islam, dan 1% lainnya penganut Taoisme.

Gereja Keluarga

Jumlah wwarga yang beribadah di gereja keluarga, gereja rumah, atau gereja bawah tanah amat fantastis. Li Fan(李凡)mengatakan bahwa:

总的基督教如果按照家庭教会的统计所占人口数量在8000万到一个亿之间。……。在中国,80%的基督教成员是家庭教会成员。

jumlah umat yang dilaporkan aliansi gereja rumah menunjukan adanya 80 hingga 100 juta jiwa memeluk agama Kristen di Cina. 80% diantaranya, sekitar 64 hingga 80 juta jiwa, mengaku melaksanakan ibadah di gereja-gereja rumah.

Dikatakan bahwa manatan presiden Amerika Serikat George Bush menyatakan:

布什总统曾说,“中国将近一个亿的家庭教会,应该公开自己的身份,应该浮出水面,应该改变地下的状态”。

sudah waktunya bagi 100 juta warga yang beribadah di gereja-gereja rumah di Cina untuk memunculkan diri.

Tren penggerebekan gereja-gereja rumah muncul kembali setelah seminar bulan November, begitu juga dengan perdebatan mengenai pertumbuhan aktivitas gereja-gereja rumah di Cina. Sebuah artikel yang ditulis Luke Lam, yang banyak dikutip blog-blog lain (salah satunya ditulis blog yaoqiguang):

首先,我们应该提防的是世俗化的力量和现代思潮。曾有一个弟兄半开玩笑地跟我说,要拆毁一个教会,不是压迫它的发展,而是 要给它钱,使它富有。…多年来,福音派着重个人的宗教经历,传福音,教会增长,而忽略神学思想的发展,护教与对文化的批判与重建,我们该如何回应这些思 潮?…如何有效建设本土化神学,成为教会和基督教学术界值得深思慎重的地方。

Pertama-tama, kita harus sadar adanya kekuatan sekular dan pemikiran kontemporer. Satu saat sobat seimanku berkelakar mengatakan, cara efektif untuk menghancurkan gereja bukanlah dengan menggunakan opresi, namun dengan membiarkan gereja itu memperkaya diri. ..For many years, Bertahun-tahun, para pendeta menekankan pentingnya pengalaman pribadi bertumbuh dalam iman, membaca Alkitab, dan pertumbuhan dalam jumlah, dan ceroboh mengikut sertakan perkembangan teologi dan segi kritis Kristiani. Bagaimanakah seharusnya kita menghadapi perkembangan seperti itu? … Bagaimanakah cara kita membangun kembali teologi lokal? Isu-isu yang penting direnungkan oleh Gereja dan kaum intelektual Kristen.

第二,教会制度和体制的完善是对教会公开化发展的要求。

Kedua, pentingnya reformasi dan penyempurnaan institusi Kristen/Gereja sebelum muncul ke permukaan.

第三,教会要有承受复兴的预备。公开化给教会带来的正面影响无疑是信仰自由后教会的增长,但这上帝的赐福也要求我们能有承受的能力。

Ketiga, Gereja harus mempersiapkan kebangkitannya.Kita dapat mengantisipasi pertumbuhan gereja-gereja setelah aktivitas gereja-gereja rumah muncul ke permukaan, namun kita juga harus mempersiapkan diri kita hingga saat penuh berkat itu datang.

Dengan situasi politik Cina saat ini, pernyataan itu terkesan terlalu optimis. (Artikel ini terlaksana berkat kontribusi Oiwan Lam).

Mulai Percakapan

Relawan, harap log masuk »

Petunjuk Baku

  • Seluruh komen terlebih dahulu ditelaah. Mohon tidak mengirim komentar lebih dari satu kali untuk menghindari diblok sebagai spam.
  • Harap hormati pengguna lain. Komentar yang tidak menunjukan tenggang rasa, menyinggung isu SARA, maupun dimaksudkan untuk menyerang pengguna lain akan ditolak.